Lisa BLACKPINK Tampil di Piala Dunia FIFA 2026, Jadi Idol K-Pop Perempuan Pertama di Opening Ceremony
Lisa BLACKPINK kembali mencetak sejarah di industri hiburan internasional setelah FIFA resmi mengumumkan dirinya sebagai salah satu penampil utama opening ceremony Piala Dunia FIFA 2026. Kabar tersebut langsung menjadi sorotan dunia dan memicu perbincangan besar di media sosial.
Penyanyi asal Thailand itu dipastikan tampil dalam acara pembukaan yang berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat. Kehadiran Lisa membuat namanya semakin kuat sebagai salah satu artis Asia paling berpengaruh di panggung global.
Sebelum pengumuman resmi dirilis FIFA, rumor mengenai keterlibatan Lisa sebenarnya sudah ramai beredar di internet. Banyak penggemar menduga member BLACKPINK tersebut akan tampil dalam ajang olahraga terbesar dunia itu.
FIFA Resmi Pilih Lisa Jadi Penampil Utama
FIFA akhirnya mengonfirmasi Lisa sebagai salah satu headliner opening ceremony Piala Dunia 2026.
Acara pembukaan akan digelar pada 12 Juni 2026 waktu setempat di Los Angeles. Pertunjukan dimulai sekitar 90 menit sebelum pertandingan pembuka antara Amerika Serikat melawan Paraguay.
Lisa akan tampil bersama sejumlah musisi internasional terkenal seperti Katy Perry, Future, Anitta, Rema, hingga Tyla.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut jajaran artis yang dipilih mewakili keberagaman budaya dunia dan menunjukkan bagaimana musik mampu menyatukan masyarakat internasional melalui olahraga.
Penampilan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar Lisa sebagai solois global sejak memulai karier individu di luar BLACKPINK.
Jadi Artis K-Pop Perempuan Pertama di Opening Ceremony FIFA
Keterlibatan Lisa dalam opening ceremony FIFA 2026 menciptakan sejarah baru bagi industri K-Pop.
Lisa menjadi idol K-Pop perempuan pertama yang tampil di acara pembukaan Piala Dunia FIFA. Sebelumnya, Jungkook BTS menjadi artis K-Pop pertama yang tampil di opening ceremony saat Piala Dunia 2022 di Qatar.
Prestasi ini semakin memperlihatkan bagaimana pengaruh K-Pop kini berkembang pesat di industri hiburan dunia.
Banyak penggemar menyebut penampilan Lisa sebagai simbol keberhasilan artis Asia menembus pasar internasional secara lebih luas.
Selama beberapa tahun terakhir, Lisa memang berhasil membangun reputasi global melalui musik, fashion, dan berbagai proyek internasional lainnya.
Nama Lisa Langsung Trending di Media Sosial
Tak lama setelah FIFA mengumumkan line-up resmi opening ceremony, nama Lisa langsung mendominasi trending topic di berbagai platform media sosial.
Penggemar BLACKPINK dari berbagai negara menyampaikan rasa bangga mereka terhadap pencapaian tersebut. Banyak yang menilai Lisa pantas tampil di panggung sebesar Piala Dunia karena memiliki popularitas global yang luar biasa.
Media sosial dipenuhi berbagai prediksi mengenai konsep penampilan Lisa nanti. Sebagian penggemar berharap Lisa akan membawakan lagu-lagu solo populernya seperti MONEY atau Rockstar dengan konsep panggung megah khas FIFA.
Antusiasme publik semakin tinggi karena opening ceremony Piala Dunia dikenal selalu menghadirkan pertunjukan spektakuler yang disaksikan jutaan penonton di seluruh dunia.
K-Netz Bandingkan Lisa dengan Jungkook BTS
Di tengah euforia penggemar, muncul pula berbagai komentar negatif dari sebagian netizen Korea Selatan atau K-Netz.
Beberapa netizen membandingkan penampilan Lisa dengan Jungkook BTS yang sebelumnya sukses tampil di opening ceremony FIFA 2022 lewat lagu Dreamers.
Sebagian komentar menyebut Lisa dianggap mengikuti jejak Jungkook. Namun banyak fans menilai perbandingan tersebut tidak perlu dilakukan karena kedua artis memiliki warna musik dan karakter panggung yang berbeda.
Perdebatan antar fandom pun sempat memanas di media sosial.
Meski demikian, tidak sedikit netizen yang tetap mengakui bahwa Lisa memiliki pengaruh global yang sangat besar dan layak tampil di acara internasional sebesar FIFA World Cup.
Video Lisa dan Son Heung-min Kembali Viral
Di saat yang sama, sebuah video lama Lisa bersama kapten Timnas Korea Selatan Son Heung-min kembali ramai dibahas.
Video tersebut memperlihatkan Lisa menghadiri sebuah acara sepak bola pada tahun 2025. Dalam cuplikan yang viral di media sosial, beberapa netizen menilai Lisa terlihat diabaikan oleh Son Heung-min.
Momen itu kemudian digunakan sebagian pengguna internet untuk mempertanyakan apakah Lisa memiliki keterkaitan kuat dengan dunia sepak bola.
Namun banyak pihak menilai kritik tersebut tidak relevan. Sebab, performer opening ceremony FIFA dipilih berdasarkan pengaruh global dan kemampuan menarik perhatian audiens internasional.
Lisa sendiri dikenal sebagai salah satu artis Asia dengan jumlah pengikut media sosial terbesar di dunia.
Karier Solo Lisa Terus Bersinar
Penampilan di Piala Dunia FIFA 2026 menjadi bukti terbaru bahwa karier solo Lisa terus berkembang pesat.
Setelah sukses bersama BLACKPINK, Lisa berhasil menciptakan identitas kuat sebagai solois internasional. Lagu-lagu solonya mencatat jutaan streaming dan sukses masuk berbagai tangga lagu global.
Selain musik, Lisa juga aktif di dunia fashion sebagai ambassador sejumlah rumah mode mewah internasional. Ia sering tampil di berbagai acara besar seperti Paris Fashion Week dan Met Gala.
Lisa juga sempat menjadi sorotan setelah tampil di festival musik Coachella 2026. Penampilannya mendapat banyak pujian dari penggemar maupun kritikus musik.
Popularitas global yang dimiliki Lisa menjadi salah satu alasan kuat FIFA memilihnya untuk tampil di opening ceremony.
Hubungan Panjang K-Pop dan Piala Dunia FIFA
Keterlibatan K-Pop dalam atmosfer Piala Dunia FIFA sebenarnya bukan hal baru.
Sejak era Piala Dunia 2006, banyak artis Korea Selatan yang merilis lagu bertema sepak bola untuk mendukung Timnas Korea Selatan.
TVXQ pernah merilis lagu Fighting Spirit, sementara PSY menghadirkan We Are The One. Buzz juga meramaikan Piala Dunia lewat lagu The Reds, Go Together.
Pada Piala Dunia 2010, Super Junior merilis Victory Korea yang cukup populer di Korea Selatan. BIGBANG bersama Kim Yuna juga ikut menghadirkan lagu The Shouts of Reds Part 2.
Memasuki tahun 2014, sejumlah idol seperti Ailee, AOA, Minah Girl’s Day, dan Tiny-G ikut berpartisipasi dalam proyek musik bertema sepak bola.
Keterlibatan K-Pop semakin terlihat pada Piala Dunia 2018 di Rusia ketika FIFA mengadakan voting lagu stadion antara EXO dan BTS.
Saat itu, lagu Power milik EXO memenangkan voting dan diputar di Stadion Luzhniki selama pertandingan semifinal dan final.
Jungkook BTS Jadi Pembuka Jalan
Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi momen penting bagi K-Pop ketika Jungkook BTS tampil di opening ceremony bersama Fahad Al Kubaisi.
Penampilannya membawakan lagu Dreamers mendapat respons besar dari penonton global dan dianggap sebagai salah satu opening ceremony terbaik FIFA dalam beberapa tahun terakhir.
Keberhasilan Jungkook membuka jalan bagi artis K-Pop lainnya untuk tampil di panggung internasional yang lebih besar.
Kini, Lisa melanjutkan tren tersebut dan menjadi artis perempuan pertama dari industri K-Pop yang dipercaya tampil di acara pembukaan FIFA World Cup.
Penampilan Lisa Diprediksi Jadi Salah Satu Momen Terbesar FIFA 2026
Opening ceremony Piala Dunia selalu menjadi salah satu acara hiburan paling dinantikan dunia. Karena itu, penampilan Lisa diprediksi akan menjadi salah satu sorotan utama FIFA World Cup 2026.
Dengan basis penggemar internasional yang sangat besar, Lisa diyakini mampu menghadirkan pertunjukan spektakuler yang menarik perhatian jutaan penonton.
Selain menjadi momen penting bagi karier Lisa, penampilan tersebut juga menunjukkan semakin besarnya pengaruh budaya pop Asia di industri hiburan global.
Terlepas dari berbagai pro dan kontra yang muncul di media sosial, kehadiran Lisa di opening ceremony FIFA World Cup 2026 menjadi bukti bahwa dirinya kini telah berkembang menjadi salah satu ikon hiburan dunia paling berpengaruh.










Comment