Site icon Tips Junior Bola

Pemain PSV Eindhoven Cody Gakpo Ternyata Belum Lepas Dari Incaran Manchester United

Meski pernah gagal merekrutnya pada musim panas 2022 lalu, Manchester United dikabarkan tak menyerah mengejar Cody Gakpo dan masih berminat untuk memboyongnya dari PSV Eindhoven. 

 

Man United mencari banyak pemain baru pada musim panas 2022 kemarin. Mereka mencari pemain dari berbagai lini. 

Salah satunya di lini serang. Mereka berhasil memaksa Ajax Amsterdam melepas Antony. 

MU sebenarnya juga mengejar Gakpo. Namun mereka tak bisa membujuk PSV melepas pemain berusia 23 tahun tersebut. 

Setelah dipastikan bertahan di PSV Eindhoven, Cody Gakpo tetap tampil apik. Sejauh ini ia sudah bermain sebanyak 20 kali di semua ajang kompetisi. 

Ia berhasil mengemas 13 gol bagi PSV. Selain itu ia juga menyumbangkan 13 assist. 

Sembilan gol di antaranya ia hasilkan di pentas Eredivisie dari 11 pertandingan. Ia juga mencatatkan sembilan assist. 

Dengan catatan tersebut, sejauh ini Gakpo sekarang sudah tampil sebanyak 155 kali bagi PSV di semua ajang kompetisi. Ia mengemas 55 gol dan 46 assist dalam prosesnya. 

Penampilan apik Cody Gakpo ini tentu saja menarik minat klub lain. Kabarnya Arsenal berminat memakai jasanya tahun depan. 

Namun Manchester United juga disebut masih ingin mendatangkannya ke Old Trafford. Kabar tersebut diklaim oleh jurnalis Dean Jones. 

“Ia brilian musim ini untuk PSV, dan tidak diragukan lagi ia akan mencari transfer pada 2023,” kata Jones kepada GIVEMESPORT. 

“Jadi saya masih berpikir ia adalah pemain yang harus dianggap serius oleh orang-orang di Premier League untuk sebuah transfer. Saya masih berpikir bahwa, mungkin, Man United lebih mungkin untuk mendaratkannya daripada Arsenal,” klaimnya. 

Cody Gakpo sebelumnya mengkonfirmasikan bahwa Manchester United memang ingin merekrutnya. Ia bahkan hampir saja cabut dari PSV Eindhoven dan pindah ke MU. 

“Saya hampir pergi, saya berbicara dengan Erik ten Hag beberapa kali di Manchester United,” ungkap Gakpo kepada The Times awal bulan ini. 

“Pada akhirnya kesepakatan tidak tercapai, yang disayangkan, bagi saya dan perkembangan saya, dan karena Manchester United adalah salah satu klub terbesar di dunia, tetapi juga untuk PSV, karena untuk mentransfer pemain ke Manchester United adalah hal yang baik untuk klub,” serunya. 

Exit mobile version